Poros Gerakan Rakyat Jatim akan Gelar Demo Depan Grahadi, Ini Tuntutannya!

Gambar - Aktivis Poros Gerakan Rakyat Jatim (PGR-JATIM) saat gelar aksi demo depan Grahadi.

Wartazen.com – Surabaya | Poros Gerakan Rakyat Jawa Timur (PGR-JATIM) akan menggelar aksi demonstrasi di depan Grahadi Negara Jawa Timur pada Selasa mendatang. Dalam aksi tersebut, pihaknya menuntut agar Gubernur Khofifah segera mencopot Mirza Muttaqien sebagai Dirut PT Jatim Grha Utama (JGU).

“Menuntut Gubernur Khofifah mencopot Mirza Muttaqien sebagai Dirut PT Jatim Grha Utama, karena selama kepemimpinannya JGU tidak memberikan kontribusi pada PAD, bahkan dinilai alami kerugian setiap tahunnya,” kata Ali Wafa Koordinator PGR Jatim, Sabtu 15/11/2025.

Wafa menegaskan sejak Mirza memegang kendali kepemimpinan BUMD PT JGU, performa perusahaan ini tidak maksimal, bahkan cenderung turun. Tahun ini, JGU hanya menyetorkan dividen jauh menurun dibandingkan tahun 2023, yakni di bawah 50%.

“Sepanjang 2022-2024 PT JGU memiliki permasalahan serius terkait setoran dividen, saat Mirza menjabat Dirut di perusahaan ini, PT JGU terus mengalami kerugian,” terangnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendapatkan laporan keuangan pada PT Puspa Agro (Anak Perusahaan PT JGU). Sejak pendiriannya PT Puspa Agro telah menerima APBD hingga 850 miliar, namun perusahaan ini terus merugi, bahkan saat ini tersisa kurang dari 10%.

“Bahkan kami menerima laporan dari seluruh anggaran tersebut diduga telah dialihkan ke usaha bodong atau investasi ilegal. Tapi, kemudian Mirza diperpanjang jabatannya oleh Gubernur meski secara fakta tidak dapat mengembangkan perusahaan tersebut. Hal tersebut telah mencederai PP No 54 tahun 2017 pasal 63 dan Permendagri no 37 tahun 2018 pasal 54,” tegas Wafa.

Disamping itu, Wafa juga akan menyisir seluruh BUMD Jawa Timur yang dinilai tidak bisa memberikan kontribusi pada PAD Jawa Timur.

“Kita sebagai Rakyat Jawa Timur pemilik saham penuh pada BUMD Jawa Timur akan terus mengawal dan mengawasi seluruh perusahaan daerah, yang mendapatkan modal dari APBD Jawa Timur, yang hal tersebut didapat dari setoran pajak rakyat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *