SURABAYA – Wartazen.com | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026, jajaran pengurus Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Jawa Timur melakukan audiensi ke kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya, Rabu (25/02/26).
Pertemuan tersebut guna memastikan kesiapan sarana transportasi laut dan penyeberangan bagi masyarakat, khususnya bagi yang akan melakukan tradisi mudik saat lebaran.
Dalam audiensi tersebut, pihak ASDP Surabaya melalui General Manager (GM) yang baru Muhammad Rifdi memaparkan strategi terpadu untuk menghadapi lonjakan penumpang yang diproyeksikan tumbuh signifikan pada tahun ini.
“Salah satunya adalah dengan adanya pembatasan angkutan barang guna memperlancar arus kendaraan pribadi dan bus penumpang, karena pemerintah resmi menerapkan pembatasan operasional angkutan barang mulai tanggal 13 hingga 29 Maret 2026,” paparnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan mapping dan koordinasi ke masing-masing lokasi penyeberangan kawasan ASDP se Jatim. “Hal ini kita lakukan sebagai bentuk langkah konkret,” jelasnya.
Sementara BNPM Jatim mengapresiasi langkah ASDP yang mendukung program mudik gratis 2026 serta penyediaan diskon tarif untuk keberangkatan lebih awal guna memecah kepadatan di puncak arus mudik.
BNPM Jatim melalui Wakil Ketua 1 Umar Faruq S.M menekankan pentingnya koordinasi di lapangan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di area pelabuhan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kami ingin memastikan bahwa akses mudik lebaran tahun ini melalui penyeberangan ASDP menjadi lebih lancar, tetap aman, nyaman dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat,” tutupnya.
